Bintan,
Disetiap
detik hariku,
Ingin ku
seka air mata,
Seperti para
pencinta,
Bintan,
Di setiap
hembus nafasku,
Ingin ku
utarakan cinta,
Seperti saat
dulu kulakukannya,
Disetiap
Hujan diutus Tuhan,
Ku
sembunyikan rintik rindu bersamanya,
Di setiap
petang menjelang,
Ku titipkan
seutas harap agar lelap bersamanya,
Tentang
memilikimu, aku mengalah,
Perihal
merindukanmu, izinkanlah,
Biar
kumiliki rindu ini hingga senja tak lagi ada,
Tak perlu
kau hirau, bunyi hatiku patah.
Biarkan
lubukku remuk menanti,
Menanti
Tuhan merestui Aku pergi..
No comments:
Post a Comment