Sunday, July 23, 2017

MEMBUKA MATA DI REPUBLIK MAYA



Globalisasi – Modernisasi berkembang pesat senada dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Manusia sebagai penduduk bumi mengalami peralihan Lifestyle dari Wong Ndeso menuju mode hidup para artis sosmed yang dipandangnya sebagai corak yang otentik untuk diimplementasikan dalam kehidupan nyata di tengah masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi tradisi dan budaya.
Adakalanya para Netizen terjebak dalam kawasan emergency internet yang menyebabkan dirinya tak sadar akan kaki yang menginjak tanah. Inilah yang kemudian melahirkan para rakyat dunia maya seolah buta, lupa, tuli akan kehidupan sekitarnya. Tak sedikit dari mereka yang begitu senang berkomunikasi bersama keluarga dan teman dibalik layar android dan laptop, namun dalam dunia nyata mereka tak mempunyai jiwa sosial, enggan silaturahim dan kehilangan sebagian besar waktu untuk sekedar bermain dengan teman sebayanya.
Efek negatif dari internet tidak berhenti disitu, ada ribuan bahkan jutaan problem yang ditemukan karena lahirnya dunia baru bernama internet. Kasus pornografi, pelecehan, pencurian bahkan pembunuhan hingga aksi teror kian menjamur. Dengan gaya hidup manusia abad kontemporer inilah yang kemudian sebenarnya menjadi tugas ekstra bagi para orangtua dan pendidik.
Anak , sebagai pemegang obor kehidupan masa depan memerlukan bimbingan yang intens dari para orangtua. Karena kehidupan di ‘Republik Internet’ semua rakyatnya sama, tidak mengenal kelas anak kecil, remaja, maupun manula. Hendaklah para orangtua dan pendidik lebih jeli terkait kehidupan anak kita di dunia ke-Duanya. Karena sedikit saja kita memberikan kebebasan pada anak (khususnya) di kehidupan mayanya akan sangat berbahaya. Hendaklah para orangtua tidak hanya memerankan aktor Ibu atau ayah hanya di dunia nyata saja, sebisa mungkin orangtua juga bisa berkomunikasi dengan anak di kehidupan medianya.
Pemerintah sebagai lembaga sekaligus penguasa yang memiliki wewenang juga kewajiban untuk rakyatnya hendaklah mampu untuk membina masyarakat di tengah kehidupan sosial di dua kutub kehidupan yaitu Nyata dan Maya. Hingga kemudian para Netizen bisa menggunakan internet ini sebagai sumber kebaikan meliputi pengetahuan, religi, sosial, budaya, politik dan sebagainya.

#Kopiintelektual
#Saungkopi

Wallahu A’lam
Bandung, 23 Juli 2017

No comments:

Post a Comment

Entri yang Diunggulkan

MEMBUKA MATA DI REPUBLIK MAYA

Globalisasi – Modernisasi berkembang pesat senada dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Manusia sebagai penduduk bumi menga...