Globalisasi –
Modernisasi berkembang pesat senada dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Manusia sebagai penduduk bumi mengalami peralihan Lifestyle dari
Wong Ndeso menuju mode hidup para artis sosmed yang dipandangnya sebagai
corak yang otentik untuk diimplementasikan dalam kehidupan nyata di tengah
masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi tradisi dan budaya.
Adakalanya para
Netizen terjebak dalam kawasan emergency internet yang menyebabkan
dirinya tak sadar akan kaki yang menginjak tanah. Inilah yang kemudian
melahirkan para rakyat dunia maya seolah buta, lupa, tuli akan kehidupan
sekitarnya. Tak sedikit dari mereka yang begitu senang berkomunikasi bersama
keluarga dan teman dibalik layar android dan laptop, namun dalam dunia nyata
mereka tak mempunyai jiwa sosial, enggan silaturahim dan kehilangan sebagian
besar waktu untuk sekedar bermain dengan teman sebayanya.
Efek negatif
dari internet tidak berhenti disitu, ada ribuan bahkan jutaan problem
yang ditemukan karena lahirnya dunia baru bernama internet. Kasus pornografi,
pelecehan, pencurian bahkan pembunuhan hingga aksi teror kian menjamur. Dengan
gaya hidup manusia abad kontemporer inilah yang kemudian sebenarnya menjadi
tugas ekstra bagi para orangtua dan pendidik.
Anak , sebagai
pemegang obor kehidupan masa depan memerlukan bimbingan yang intens dari para
orangtua. Karena kehidupan di ‘Republik Internet’ semua rakyatnya sama,
tidak mengenal kelas anak kecil, remaja, maupun manula. Hendaklah para orangtua
dan pendidik lebih jeli terkait kehidupan anak kita di dunia ke-Duanya. Karena sedikit
saja kita memberikan kebebasan pada anak (khususnya) di kehidupan mayanya akan
sangat berbahaya. Hendaklah para orangtua tidak hanya memerankan aktor Ibu atau
ayah hanya di dunia nyata saja, sebisa mungkin orangtua juga bisa berkomunikasi
dengan anak di kehidupan medianya.
Pemerintah
sebagai lembaga sekaligus penguasa yang memiliki wewenang juga kewajiban untuk
rakyatnya hendaklah mampu untuk membina masyarakat di tengah kehidupan sosial
di dua kutub kehidupan yaitu Nyata dan Maya. Hingga kemudian para Netizen bisa
menggunakan internet ini sebagai sumber kebaikan meliputi pengetahuan, religi,
sosial, budaya, politik dan sebagainya.
#Kopiintelektual
#Saungkopi
Wallahu A’lam
Bandung, 23
Juli 2017

No comments:
Post a Comment