Saturday, September 30, 2017

Puisi "Sepi Bersama Kopi"



Dalam diam ku berteman dengan kedamaian,
Dalam sepi ku berteman dengan kesunyian,
Di atas singgana cinta ku tunggu putusan,
Antara angan ataukah harapan,

Terkadang cinta memang buta,
Dia singgah bersama hati yang luka,
Menerkam erat pusaran jiwa,
Terukir indah dalam dinding hati yang hampa,

Entahlah, mungkin ini cinta sejati,
Yang tertuang dalam seduhan kopi,
Rasakan aroma masuk ke hati,
Bagai air mengalir sepi,

Alunan rindu menyeru qalbu,
Menyatu bersama gemercik hujan nan syahdu,
Mengalun dalam dawai dzikir malamku,
Bersama simfoni do’a sujudku..

#santriLiterasi
#mahbubah
#Sabandungeun #parisVanJava 
#KopiSumberInspirasi 

 

No comments:

Post a Comment

Entri yang Diunggulkan

MEMBUKA MATA DI REPUBLIK MAYA

Globalisasi – Modernisasi berkembang pesat senada dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Manusia sebagai penduduk bumi menga...