Sunday, September 17, 2017

Pendidikan Karakter



Anak muda adalah agen penerus perjuangan bangsa, di pundaknya terletak tanggung jawab masa depan negeri, di kepalanya tertanam pengetahuan perjuangan ibu pertiwi. Anak muda adalah kaum revolusioner Indonesia, maka hendaknya dibekali pengetahuan mumpuni untuk Indonesia yang lebih baik.
Acap kali anak muda dibenturkan dengan persoalan logika dan spiritual, yang membuatnya resah hingga meninggalkan 2 organ penting ini.
Pembenturan logika dan agama adalah merupakan upaya doktrin para oknum pejabat negeri yang ingin merusak budaya dan masa depan bangsa.
Oleh karenanya, pengetahuan saja tidaklah cukup untuk mencetak anak muda superstar maka sangatlah perlu anak muda Indonesia mendapat pendidikan karakter yang cukup untuk melahirkan anak muda yang agamis, kritis, dan berakhlakul karimah.
Sekolah, bukanlah agen utama dalam pendidikan karakter ini. Sekolah adalah media siswa belajar ilmu pengetahuan. Sedangkan pendidikan karakter membutuhkan bimbingan khusus dari orang-orang yang mengawal siswa mulai bangun tidur sampai lelap lagi.
Dimanakah itu?
Tentu, keluarga seharusnya menjadi pembimbing karakter bagi anak-anaknya.
Namun sayang, orangtua modernis tidaklah peduli dengan itu. Logika mereka berpendapat bahwa uang dan harta yang melimpahlah bekal hidup anak-anak mereka kelak.
Oleh karenanya, penulis meneliti dan mengamati hingga membagi manusia menjdi 3:
1.      Manusia alumni sekolah (saja): mereka cerdas secara intelektual, kritis dalam mengamati kasus, namun moral adalah masalah bagi mereka. Arena mereka tidak mendapat pendidikan akan hal itu.
2.      Manusia alumni perumahan: tidak kami dapati keunggulannya.
3.      Manusia jebolan pesantren: akhlak mulia, rendah hati, disertai cerdas intelektual. Karena mereka mendapatkan semuanya.

Demikan, untuk penilaiannya penulis serahkan kepada para pembaca.

Wallahu A’lam…


No comments:

Post a Comment

Entri yang Diunggulkan

MEMBUKA MATA DI REPUBLIK MAYA

Globalisasi – Modernisasi berkembang pesat senada dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Manusia sebagai penduduk bumi menga...